Salah Ikat Tali, Penebang Pohon di Badung Tewas Terempas dari Ketinggian
Badung – Seorang penebang pohon bernama Budi Handoyo (45) tewas terjatuh setelah tertarik batang pohon pule yang dipotongnya di Jaba Pura Dalem Desa Adat Denkayu, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Badung. Insiden maut ini terjadi pada Minggu (8/3/2026) siang saat korban yang sedang berada di ketinggian salah mengikatkan tali pengaman pada batang yang akan diruntuhkan.
“Dia salah memasang tali pengaman itu, di pohon yang di atasnya dipasang, harusnya kan yang di bawah. Jadi saat batang yang dipotong itu jatuh, batang itu yang ditalikan ke badannya,” ujar Perbekel Desa Werdi Bhuwana, I Ketut Sadia Wijaya, Senin (9/3/2026).
Video detik-detik korban terjatuh viral di media sosial. Dalam video beredar, tampak proses pemotongan batang pohon masih berlangsung dan sejumlah orang masih menunggu sembari menarik perlahan tali tambang yang sudah diikatkan.
Kecelakaan kerja ini bermula saat korban bersama lima rekannya melakukan pemangkasan pohon setinggi 20 meter sejak pagi hari. Saat pengerjaan menyisakan batang terakhir, rekan korban menarik batang tersebut menggunakan tali tambang dari jarak 200 meter, tapi korban justru ikut terseret jatuh karena terikat pada batang yang sama.
“Kejadiannya kemarin sekitar jam dua siang, itu sebenarnya sudah potongan terakhir yang enam meter dari bawah. Dari pagi pengerjaan sudah dilakukan karena pohonnya memang tinggi sekali,” jelas Sadia.
Korban yang berasal dari Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tersebut langsung dievakuasi dan jenazahnya telah dipulangkan ke kampung halaman pada hari yang sama. Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima musibah ini dan tidak melakukan tuntutan hukum apa pun kepada pihak pengurus desa adat.
“Dari keluarga tidak ada menuntut, sudah rela katanya dan sudah buat surat pernyataan juga. Pihak desa adat juga sudah memberikan uang duka Rp 5 juta,” pungkasnya.
