Dosen ITS Buat Inovasi Alat Panjat Pohon Kelapa, Panen Lebih Mudah dan Aman!

Dosen ITS Buat Inovasi Alat Panjat Pohon Kelapa, Panen Lebih Mudah dan Aman!

Jakarta – Kecelakaan saat memanen kelapa tak jarang terjadi pada petani. Selain itu, luasnya perkebunan kelapa di Indonesia belum diimbangi dengan tingkat produktivitas tinggi karena terbatasnya alat.
Atas keresahan tersebut, dosen Departemen Teknologi Kedokteran Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ir Achmad Syaifudin ST MEng PhD IPM AEng mengagas sebuah inovasi untuk para petani kelapa bernama Moto Climber ITS (Mocits).

Mocits adalah alat panjat kelapa untuk membantu para petani memanen kelapa. Alat ini, dikatakan Syaifudin, merupakan permintaan langsung dari Kementerian Pertanian (Kementan).

“Sebab memang perancangan ini didasari oleh kebutuhan pertanian di Indonesia untuk meningkatkan produktivitas panen kelapa di Indonesia,” katanya dikutip dari laman ITS, Rabu (1/7/2026).

Proses Pembuatan Mocits
Dosen dari Laboratorium Mekanika Benda Padat ITS tersebut menjelaskan, selama riset, ia dan tim membuat tiga versi prototipe. Versi pertama memiliki keterbatasan alat, komponen, dan bahan.

“Rodanya juga terlalu besar, bisa dibilang ini versi yang dibuat terburu-buru meskipun sudah melalui perhitungan,” ungkapnya.

Versi kedua berupa prototipe Beta, yang berhasil memanjat pohon walau masih lambat karena bobotnya yang berat. Namun, versi kedua inilah yang pertama dipesan dan dipamerkan ke Menteri Pertanian.

Terakhir, pada versi ketiga yakni Alpha, ditambahkanlah beberapa fitur. Versi inilah yang dinilai paling optimal.

“Ini adalah versi optimasi terbaru yang kami lakukan setelah proses wawancara dengan para petani sebelumnya, versi terakhir ini sudah jauh lebih optimal dan telah diuji di Lumajang,” ungkap Syaifudin.

Fitur-fitur Alat Panen Kelapa Mocits
Mocits memiliki beberapa fitur untuk memastikan keamanan operasional. Salah satunya sistem pengereman ganda, yang mana posisi rem dapat mengunci alat dengan pohon kelapa.

“Untuk naik, pengguna dapat menekan rem dan menarik gas. Selanjutnya untuk turun, cukup melepas gas dan rem perlahan,” terangnya.

Selain itu, keamanan dijamin dengan sabuk pengamanan dan mesin yang diikat menggunakan sistem tali pengikat yang kuat. Dengan begitu, walau rem tangan tak dipakai tetapi alat akan tetap tertahan di atas pohon.

Mocits dapat menyesuaikan dengan diameter pohon kelapa mulai dari 25-40 cm. Ke depannya, Syaifudin akan menambahkan sistem rack and pinion untuk mengatur diameter pohon.

“Sistem ini bekerja untuk mengatur dan menyesuaikan cengkeraman kedua lengan penyeimbang alat terhadap batang pohon, jadi pelukan alat bisa lebih presisi,” katanya.

Salah satu petani lokal bernama Muhammad Basiran telah mencoba alat ini. Ia mengaku, memanen jadi lebih efektif karena dibantu Mocits.

“Selain itu, metode penggunaan alat juga saya rasa mudah untuk dipelajari dan

LINK : https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8554900/dosen-its-buat-inovasi-alat-panjat-pohon-kelapa-panen-lebih-mudah-dan-aman

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *